JBL punya headset gaming murah, tapi kualitasnya tidak murahan. Elemen bas yang ada di perangkat keras bertajuk JBL Quantum 250 ini begitu megah. Dentuman bas yang dihasilkan nendang banget.
Kualitas suara ciamik yang diberikan sepertinya berkat carbon dynamic driver berukuran 50mm. Jadi bas di headset ini lebih dominan dibandingkan elemen lain.
Namun apakah hanya bas yang menjadi andalan JBL Quantum 250 ini? Mari simak ulasan singkatnya berikut.
Desain
Sebelum masuk ke performanya, mari menguraikan terlebih dahulu bagaimana desain yang diusung headset gaming ini. Secara keseluruhan, sekilas desain JBL Quantum 250 serupa dengan seri-seri sebelumnya. Hal yang membedakan ada pada warna, material, dan sudah pasti harganya.
Headset ini sebenarnya dirilis bersamaan dengan JBL Quantum 950 dan 650. Namun bila dibandingkan kedua perangkat tersebut, seri 250 menjadi yang paling murah.
Akan tetapi material yang digunakan headset ini tidak murahan. Bagian earcup JBL Quantum 250 menggunakan bahan plastik Acrylonitrile Butadiene Styrene (ABS) yang kokoh.
Supaya dapat memberikan pengalaman mendengarkan suara yang dalam dan terfokus di telinga, earcup dibuat tertutup rapat. Lalu bantalan telingannya berbahan mesh, sehingga tidak membuat gerah.
Kemudian material headband juga memakai bahan yang serupa dengan earcup. Namun untuk membuat bantalan kepala ini semakin nyaman, JBL menempatkan hammock ultra ringan di bawahnya.
Hammock ini berbahan kain, yang dibentuk jaring-jaring di bagian tengahnya. Praktiknya, teknologi ini menahan kepala bagian atas agar tidak menempel dengan headband.
Sementara sejumlah port yang ditawarkan JBL Quantum 250 di antaranya lubang mic dan audio jack 3,5 mm. Lalu ada fitur mengecilkan suara di sisi kiri earcup, yang bersebelahan dengan tombol mute microphone.
Menariknya di sini ialah microphone yang disisipkan dalam kotak penjualan dibuat agak lentur. Jadi pengguna dapat mengatur posisinya sesuai dengan keinginan.
Mengenai jenis desain earcup-nya, JBL Quantum 250 masuk kategori sebagai headset over-ear. Jadi memang bantalan headset ini menutupi seluruh daun telinga.
Meski begitu ukuran earcup JBL Quantum 250 tidak terlalu besar. Menurut kami ini masih dalam batas wajar.
Jika mengacu pada situs remsinya, headset ini ditawarkan dalam empat varian warna, di antranya hitam, hijau muda yang dipadukan dengan oranye, putih-biru, dan terakhir yang dimiliki oleh Pahamora, yakni ungu.
Performa JBL Quantum 250
JBL Quantum 250 punya performa yang tak main-main. Tadi sudah disebutkan, kalau elemen bas di headset gaming ini nendang banget.
Dipakai untuk mendengarkan musik-musik Electronic Dance Music (EDM) dan HipHop, kualitas yang diberikan tidak ada lawan. Setidaknya untuk di kelas harganya ya.
Sepertinya bas memang menjadi elemen yang ingin ditunjukkan JBL melalui headset ini. Namun setelah memakainnya lebih lama lagi, kami sadar bahwa unsur treble dan mid-range tidak kalah bagusnya.
Terlebih khusus mid-range yang sejatinya memang hanya fokus pada vokal sang penyanyi. Elemen ini kebalikan dari bas yang menawarkan dentuman bertenaga.
Namun perlu diingatkan kembali, ternyata perangkat keras ini tidak hanya jago memberikan kepuasan mendengarkan suara dengan elemen bas, tetapi juga pada sisi mid-range dan treble.
Hasilnya juga tidak mengecewakan saat digunakan untuk bemain game. Beberapa elemen yang ada di dalam game hampir semuanya bisa terdengar dengan sangat jernih. Seperti contohnya saat main PUBG Mobile yang mana suara-suara seperti langkah kaki lawan, tembakan, hingga ledakan terdengar jelas.
Apbila ingin merasakan pengalaman mendengarkan suara yang lebih bervariasi, pengguna dapat mengkombinasikan headset gaming ini dengan QuantumENGINE terbarunya. Di sini kalian dapat mengatur jenis suara yang ingin dihasilkan oleh JBL Quantum.
Banyak sekali pilihan equalizernya, mulai dari bas boost, cinematic, hingga bernuansa game multiplayer online battle arena (MOBA) juga ada. Namun di sini, fitur Spatial Sound yang menjadi tokoh utamanya.
Dengan fitur tersebut, suara bisa berubah-ubah dari kecil, mendalam, dan terfokus seperti dalam ruangan kecil, menjadi kencang dan menggelegar layaknya di ruangan terbuka. Beberapa jenis Spatial Sound yang ditawarkan mulai dari small, medium, dan large.
QuantumENGINE bisa diunduh di HP dan PC/laptop. Di HP kalian bisa mendapatkannya di Google Play Store atau App Store, sementara di PC/laptop tersedia di website resminya.
Kekurangan
Dari semua kehebatannya, ada satu hal yang tak bisa lepas dari perhatian. Desain tertutup rapat yang diusung earcup JBL Quantum 250 memiliki satu kekurangan.
Mungkin desain seperti ini memang dapat menjaga suara agar tetap di sekitar telinga yang tertutup earcup, sayangnya tekanan yang diberikan cukup menggangu. Jadi bila digunakan dalam waktu yang cukup lama, ada sedikit rasa pegal di bagian tulang pipi dari tekanan earcup JBL Quantum 250.
Harga JBL Quantum 250
Meski begitu, secara keseluruhan JBL Quantum 250 bagus. Kalian dapat mempertimbangkannya bila nantinya ingin membeli sebuah headset gaming. Audionya nendang banget, dan harganya cukup bersahabat hanya Rp 1.399.000.
Leave a comment